Mendapat serangan DDoS, Situs ICMI tumbang

0
138

Mendapat serangan DDoS, Situs ICMI tumbang- Lagi, lagi, dan lagi. Setelah beberapa waktu yang lalu Situs KPAI dan Situs Pengadilan Negeri Slawi menjadi jatuh terhadapserangan hacker, kini giliran situs Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI). Sebelumnya, hacker menyusup dan menyelipkan sebuah pesan; “Cuman security test ringan. Dear bapak/ibu ‘Cendikiawan’ ICMI, this is a friendly reminder. Improve your security first, baru ngomongin blokir Google. Anonymous – Kota Cantik,”. Tidak puas dengan tindakan  tersebut, peretas kembali menyerang situs resmi ICMI. Kali ini, situs tersebut dibuat jatuh alias tidak dapat diakses sama sekali.

Situs yang beralamat di icmi.or.id tidak bisa diakses. Tampilannya hanya menunjukkan tulisan “bandwidth limit exceeded”. Tulisan pesan ini menandakan situs mendapat kunjungan dalam jumlah yang masif dan serentak dalam waktu yang bersamaan. Serangan seperti ini dikenal sebagai distributed denial of service (DDoS). DDoS merupakan serangan paket data ke server dalam jumlah besar dan dalam waktu yang bersamaan.

situs ICMI di hack

Serangan ini merupakan imbas dari desakan yang diberikan ICMI kepada pemerintah untuk memblokir Google dan Youtube. Kedua situs itu dianggap ICMI sebagai penyedia konten negatif tanpa sensor.

Baca: ICMI: Google dan Youtube Blokir Saja!

Kementerian Komunikasi dan Informatika menegaskan menolak membllokir kedua situs itu. Sebab, nyatanya Google dan YouTube hanyalah alat, bisa dimanfaatkan untuk tindakan positif atau negatif, tergantung pemakai. Pemblokiran semestinya diarahkan pada konten negatif saja, bukan pada alat pengaksesnya.

Belakangan diketahui, permintaan pemblokiran tersebut bukanlah suara resmi ICMI, melainkan opini pribadi Sekjen ICMI Jafar Hafsah.

Sekali lagi, serangan terhadap situs resmi institusi yang dianggap bertentangan dengan keinginan publlik, menjadi incaran hacker. Ini menunjukkan generasi Indonesia memiliki kekuatan dalam dunia maya.  Kemampuan dalam meretas sangat diperlukan dalam pertahanan negara dalam serangan cyber dari negara lain. Semoga saja kemampuan mereka tidak digunakan untuk hal yang negatif, melainkan memang bermanfaat bagi bangsa ini.

Kolom Komentar

comments