Untuk Keselamatan, Lima Hal Ini Harus Diperhatikan Mahasiswa Baru

0
240

Untuk Keselamatan, Lima Hal Ini Harus Diperhatikan Mahasiswa Baru – Menjadi mahasiswa baru merupakan sebuah kebahagiaan yang tiada terkira, setelah berjuang berbulan-bulan demi memasuki perguruan tinggi yang di targetkan. Mahasiswa baru merupakan masa transisi dari siswa menjadi mahasiswa, karenanya dalam masa adaptasi tersebut harus matang-matang dalam menentukan sebuah jalan.

Ciri utama dari mahasiswa baru ialah jalannya selalu bergerombol, murah senyum kepada penghuni kampus, semangat berkuliahnya sangat menggebu-gebu dan tentunya polos. Namun tahukah Anda, bahwa di balik kebaikan mahasiswa baru justru dimanfaatkan oleh beberapa orang. Berikut beberapa hal yang harus dihindari oleh mahasiswa baru agar tidak dimanfaatkan dan menjadi korban kejahatan.

1. MLM (Multi Level Marketing)

Hasil gambar untuk mlm negatif
via anto-jl.blogspot.com

Berdasarkan pengalaman penulis yang pernah hampir direkrut oleh pelaku bisnis MLM biasanya mereka memberikan janji yang sangat muluk, bahkan jika ditafsir dengan akal logika maka akan terlihat kebohongannya. Mulai dari mobil, rumah mewah, hingga kapal pesiar, akan menjadi suguhan yang mereka gembor-gemborkan.

Bermodalkan keluwesan dan penggunaan kalimat yang terampil maka tak ayal akan mempengaruhi kepolosan seorang mahasiswa baru. Tidak hanya itu, mereka juga menghalangi kita untuk meminta pendapat orang lain, terlebih orangtua. Bahkan biasanya didesak untuk segera membayarkan DP, kalau bisa malah langsung bayar semua. Bayangkan saja, mereka berkata bisnis mereka sangat menggiurkan dan memiliki omset ratusan juta, tapi kok suguhannya cuma air putih saja, tanpa cemilan apalagi buah. Tidak semua bisnis MLM adalah penipuan, ada beberapa yang benar-benar ada, namun selektif dalam menentukan pilihan harus dilakukan saudara.

2. Kehilangan Barang Berharga

Hasil gambar untuk pencurian
via www.acehnews.net

Menjadi mahasiswa baru berarti juga hidup dalam lingkungan baru. Kebiasaan yang dulunya remeh temeh harus mulai memperhatikan dengan serius. Salahsatunya yaitu mengunci kamar saat pergi keluar sebentar. Teman sekosku saja ditinggal ke kamar mandi sepuluh menit, handphone ludes. Tidak hanya itu, keamanan kendaraan juga harus diperhatikan, karena para pelaku kejahatan selalu mengintip keteledoran saudara.

3. Alat Pendulang Suara

Hasil gambar untuk suara pemilu kampus
via www.lpmkalpadruma.com

Kampus merupakan perwajahan politik negara, bisa dikatakan miniaturnya. Jadi apa yang terjadi di lingkup negara bisa juga terjadi dalam lingkup kampus, tentu dengan kapasitas dan ciri khas kampus itu sendiri. Tahukah Anda, dalam percaturan perpolitikan kampus mahasiswa baru merupakan alat pendulang suara. Dengan semangat antusiasnya ikut andil dalam perwujudan politik kampus maka mereka akan berbondong-bondong dengan riang masuk ke bilik KPU. Namun saudara harus memperhatikan bahwa pilihan yang telah ditentukan telah melewati seleksi dan analisis mendalam. Jangan termakan kalimat motivasi, provokasi, dan retorika belaka.

4. Organisasi Radikal Yang Tidak Sesuai Konstitusi

Hasil gambar untuk radikal
via news.unair.ac.id

Akhir Februari 2016 lalu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merilis sebuah riset yang mengejutkan. Dalam riset ini, terungkap bahwa radikalisme sudah merasuk di kampus melalui jaringan organisasi kemahasiswaan, dengan status darurat. Hal tersebut disampaikan oleh periset Anas Saidi, dalam pemaparan hasil risetnya “Membedah Pola Gerakan Radikal” di gedung LIPI, akhir Februari lalu.

Dengan hasil riset yang hasilnya demikian, maka harus diperhatikan oleh mahasiswa baru. Mahasiswa baru harus selalu pasang kuda-kuda untuk membentengi diri dari organisasi radikal yang tidak sesuai dengan konstitusi. Lagi-lagi dengan kepolosan mahasiswa baru dan kurangnya dinamika kampus yang pelik maka sangat dimungkinkan akan menjadi sasaran pengkaderan.

5. Senior PHP dan Modus

Hasil gambar untuk senior modus
via www.arbamedia.com

Yang terakhir mahasiswa baru juga harus membentengi diri dari senior yang seperti ini. Mahasiswa baru tidak hanya berpotensi menjadi korban kejahatan diatas, namun juga bisa juga jadi korban kejahatan perasaan, hati dan cinta. Tanpa Saudara sadari, senior-senior saudara telah mengamati sejak pertemuan pertama. Modusnya pun bermacam-macam, mulai dari sok perhatian dengan menanyakan besaran ukt, lalu alamat asal, kemudian minta nomor handphone, eh.. eh.. eh.. nanti kelamaan jadian. Tidak hanya itu, mereka secara menyelinap biasanya juga masuk ke group-group mahasiswa baru. Entah yang Facebook, Line, WhatsAap, ngeri kali bukan. Sebagai mahasiswa baru, saudara adalah penghuni kampus termuda, jadi harus hati-hati dan terus berwaspadalah.

 

Kolom Komentar

comments