Arti dari Syiir Turi Putih, Lagu Ciptaan Sunan Kalijaga

0
456

Siapa yang tidak pernah mendengar syiir yang dijadikan lagu ini. Lagu Turi-Turi Putih ini muncul di masa penyebaran Islam di Tanah Air. Lagu berlirik Jawa ini merupakan peninggalan salah satu dari Wali Sanga. Meskipun belum bisa dipastikan secara pasti siapa yang menciptakan Turi Putih. Namun kuat dugaan lagu ini dibuat oleh Sunan Kalijaga.

Coba hitung, berapa kali kamu sempat melantunkan lagu ini. Namun, sudahkah mengerti maksud, arti ataupun nasihat yang tersimpan didalamnya. Bagi kamu yang belum tahu, lagu ini mengandung pesan ajaran kearifan, kesadaran akan kematian, dan amal setelah manusia meninggal. Baik, mari kita uraikan.

Turi Turi Putih (Turi)

Turi, maksudnya tak aturi: Saya kasih tau.

Putih, simbol dari ”pocongan” artinya orang mati dibungkus dengan kain kafan atau kain berwarna putih. Jadi maknanya adalah Saya kasih tau bahwa kelak manusia itu akan mati.

Ditandur ing kebon agung

Ditanam di kebon Agung, maknanya adalah dikubur di sebuah makam.

Ana cleret tibo nyemplung

Ada sebuah kilatan (semacam petir) jatuh tercebur kedalam bumi. Maknanya sebuah gambaran dari orang mati yang sedang dimasukkan kedalam kuburan seperti kilat jatuh.

Mbok kira kembange apa?

Kamu kira, maksudnya orang yang sudah meninggal, selalu ditanya: Kembange opo? Amal apa yang sudah kamu lakukan?.

Dalam syair ini kita juga sudah tau bahwasannya bunga atau kembang identik dengan bau harum, jadi apabila amal kita ketika masih hidup selalu berbuat kebaikan maka kita pasti harum di kenang masyarakat apabila kita sudah mati.

Kolom Komentar

comments