Ini Alasan Kenapa Diabetes Sangat Sulit Disembuhkan

0
276

Ini Alasan Kenapa Diabetes Sangat Sulit Disembuhkan-Setiap makanan yang kita santap akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Dalam lambung dan usus, makanan diuraikan menjadi beberapa elemen dasarnya, termasuk salah satu jenis gula, yaitu glukosa. Jika terdapat gula, maka pankreas menghasilkan insulin, yang membantu mengalirkan gula ke dalam sel-sel tubuh. Kemudian, gula tersebut dapat diserap dengan baik dalam tubuh dan dibakar untuk menghasilkan energi.

Ketika seseorang menderita diabetes maka pankreas orang tersebut tidak dapat menghasilkan cukup insulin untuk menyerap gula yang diperoleh dari makanan. Itu yang menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi akibat timbunan gula dari makanan yang tidak dapat diserap dengan baik dan dibakar menjadi energi. Penyebab lain adalah insulin yang cacat atau tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin dengan baik.

Insulin adalah hormon yang dihasilkan pankreas, sebuah organ di samping lambung. Hormon ini melekatkan dirinya pada reseptor-reseptor yang ada pada dinding sel. Insulin bertugas untuk membuka reseptor pada dinding sel agar glukosa memasuki sel. Lalu sel-sel tersebut mengubah glukosa menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk melakukan aktivitas. Dengan kata lain, insulin membantu menyalurkan gula ke dalam sel agar diubah menjadi energi. Jika jumlah insulin tidak cukup, maka terjadi penimbunan gula dalam darah sehingga menyebabkan diabetes.

Sebagai organ tubuh yang paling banyak mengonsumsi gula, otak ternyata tidak pasif menerima gula dari sirkulasi darah. Sebaliknya, otak justru sangat aktif mengambil gula. Pemahaman baru yang disampaikan tim peneliti dari Jerman itu memupus apa yang orang kira selama ini. Para peneliti mengungkap bahwa komponen kunci pada asupan gula adalah sel glial di pembatas otak dan darah, yang secara selektif memungkinkan kandungan tertentu dari darah masuk ke sel saraf. Sel glial tersebut ternyata sangat dipengaruhi oleh insulin dan bertindak sebagai pengalih gula. Karenanya, sel ini juga secara langsung mengontrol sumber energi dan mencapai neuron di otak.

Hasil penelitian ini bukan cuma membuka ruang pemahaman yang lebih luas akan fungsi otak dan bagaimana kita merasa ingin makanan manis, tapi juga hal yang penting dalam terapi diabetes, obesitas, dan gangguan kesehatan lain terkait gula. “Hasil ini bisa membantu menjelaskan mengapa selama ini sangat sulit untuk membuat obat yang efisien dan aman untuk diabetes dan obesitas,” kata peneliti.

Kolom Komentar

comments