Ahok Dirikan Masjid Raya “KH Hasyim Asyari” Terbesar di Jakarta

1
199
Ahok-Djarot ke PBNU Bahas Masjid Raya di Daan Mogot yang kemudian diberi nama Hasyim Asyari

Jakarta, Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku telah menyiapkan nama untuk Masjid Raya DKI Jakarta yang hampir selesai. Saat diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 16 April nanti, masjid tersebut akan bernama Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari.

Ahok mengatakan dia sempat mendapat saran menamai masjid itu dengan Nurul Qamar yang artinya Cahaya Bulan atau Cahaya Purnama. Dia menolak usulan itu.

“Ada pejabat di DKI ngusulin saya nama Masjid Raya Daan Mogot dikasih nama Nurul Qamar, supaya orang tahu bapak (Ahok) yang bikin. Saya bilang, ‘Tidak boleh, kita kan mau tegakkan ajaran rahmatan lil ‘alamin, lebih baik namanya Hasyim Asy’ari,” kata Ahok.

Ahok juga punya rencana merevitalisasi kawasan Makam Mbah Priok di Jakarta Utara. Untuk proyek ini, dia telah menyiapkan desain masjid yang akan dibangun di atas lahan 3,4 hektare dengan anggaran Rp 50 miliar.

“Tempat itu tidak bisa digusur kecuali Taliban berkuasa. Ini kita akan bangun hampir Rp 50 miliar kompleksnya, akan jadi tempat destinasi religi yang paling baik, masjid di atas danau,” ucap dia.

Hasyim Asy’ari merupakan tokoh pahlawan nasional dan pendiri organisasi Islam Nahdlatul Ulama. Hasyim Asyari juga dikenal sebagai ayah dari pahlawan nasional Wahid Hasyim dan kakek dari mantan presiden Indonesia ke empat, Abdurrahman Wahid (Gus Dur). KH Hasyim Asy’ari berjasa besar dalam menyebarkan Islam yang damai, khas nusantara. Terlebih lokasi masjid yang dekat kawasan Jalan Hasyim Asyari.

Baca artikel lain : Alasan Ahok Memberi Nama “KH Hasyim Asyari” Pada Masjid Raya Jakarta

Kolom Komentar

comments