10 Kiat Agar Proposal PKM Didanai dan Lolos Pimnas

0
3496

7322-ugm-juara-ii-pimnas-2016

 

Penerimaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun ini an segera dibuka. Hal tersebut tentu tidak akan disia-siakan oleh mahasiswa baru. PKM merupakan salah satu lomba karya ilmiah mahasiswa bergengsi bagi mahasiswa di Indonesia. Dalam segi pendanaan, Program penelitian ini cukup menjanjikan. Karena setiap proposal yang lolos seleksi akan mendapatkan dana penelitian hingga sekitar dua belas juta. Nilai tersebut cukup besar dimata mahasiswa sehingga bnayak yang berlomba untuk mengikuti ajang tersebut. Selain mendapatkan total pendanaan yang besar, karya terbaik dari seluruh mahasiswa di Indonesia juga akan dilombakan secara nasional pada acara Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas). Sehingga begitu bergengsi untuk menentukan seberapa hebat masing-masing kampus di Indonesia.

Tidak sembarang proposal penelitian akan didanai oleh Dikti, karena persaingan yang ketat antar mahasiswa di seluruh Indonesia menuntutmu harus pandai memilih tema yang menarik agar bisa didanai dan masuk seleksi awal. Nah, agar proposal yang akan kamu ajukan bisa menarik para reviewer PKM, berikut tips-tips yang bisa kamu lakukan. Semoga bisa bermanfaat dan membantumu untuk lolos seleksi awal PKM.

1. Peka Terhadap Perkembangan Penelitian Terbaru

Penelitian di dunia berkembang begitu cepat, salah satu indikator yang dipertimbangkan reviewers dalam menilai proposal PKM adalah faktor kebaruan tema yang diajukan. Misalnya mungkin kamu akan mengajukan tema tentang sel surya, maka sebaiknya kamu menggali informasi terbaru tentang sel surya sedalam-dalamnya. Apakah tema tersebut sudah pernah dilakukan, atau malah sudah ketinggalan zaman? Semakin orisinil ide yang kamu ajukan, semakin besar peluangmu untuk lolos seleksi.

Hal yang bisa kamu lakukan saat ini adalah sering-sering mencari informasi yang berkaitan dengan penelitian yang akan kamu lakukan baik melalui majalah, buku, maupun jurnal. Dengan memberikan gagasan yang baru, kemungkinan untuk lolos seleksi akan semakin besar dan dengan cara ini proposalmu juga akan terhindar dari plagiarisme. Jadi, para reviewer juga tak ragu untuk mendanai penelitianmu.

2. Kolaborasi dengan berbagai Disiplin Keilmuan

Selain peka terhadap perkembangan penelitian saat ini, berkolaborasi dengan berbagai disiplin ilmu juga sangat penting, hal tersebut dapat membuat isi proposalmu lebih kaya. Mungkin kamu mahasiswa Fisika yang ingin memajukan suatu desa terpencil dengan membangun infrastruktur yang ada disana. Untuk membuat proposal yang komprehensif, maka kamu harus berkolaborasi dengan teman-teman dari Teknik yang bisa mengusulkan teknologi yang efisien untuk sebuah desa. Selain itu juga anak ekonomi yang dapat menentukan perencanaan dalam membangun sebuah teknologi didesa sehingga dapat dikembangkan secara berkesinambungan.

Kolaborasi dengan berbagai bidang pengetahuan yang lain bisa membuat pikiranmu menjadi lebih terbuka. Kamu akan sadar bahwa ilmumu saja tidak akan cukup untuk menghasilkan riset yang berguna bagi masyarakat. Selain itu, kolaborasi dengan bidang yang berbeda akan membuat penelitianmu semakin kaya. Reviewer dari DIKTI pasti tak segan untuk mendanai proposal yang kamu ajukan, karena banyak aspek yang kamu perhatikan.

3. Penelitian Bermanfaat dan Mampu Diaplikasikan untuk Masyarakat Luas

Tema yang menarik adalah kunci utama agar proposal PKM-mu bisa disetujuai oleh DIKTI. Selain mempunyai tema yang menarik, aplikasi dari proposal yang kamu ajukan juga amat penting. Sebrilian apapun tema yang kamu usulkan tetapi mustahil untuk dilakukan juga akan mempengaruhi penilaian dari reviewer. Misalnya kamu mengusulkan sebuah teknologi terbaru, namun hal tersebut belum pernah dilakukan serta tidak ada rujukan yang jelas maka kemungkinan sangat sulit untuk lolos.

Korelasi antara tema yang baik dan faktor kebermanfaatan untuk masyarakat luas sangat menentukan lolos atau tidaknya proposal PKM yang kamu usulkan. Sebagai reviewer, tentu kamu akan memilih judul penelitian yang bisa bermanfaat pada sebanyak-banyaknya orang, bukan? Sehingga, mereka pasti akan memberikanmu kesemapatan dan dana untuk mewujudkannya.

4. Judul PKM Harus Mempesona

Kemampuan dalam menentukan judul mutlak harus diperhatikan bagi setiap mahasiswa yang mengusulkan PKM. Pasalnya, judul yang dapat menarik perhatian reviewerlah yang kemungkinan besar akan lolos seleksi. Judul menjadi kesan utama yang menarik perhatian juri, sehingga sebaik buatlah kesan utama itu baik agar isi proposal yang kamu ajukan dapat dipertimbangkan.Tema-tema yang umum dan biasa juga kadang bisa lolos pendanaan lho. Hal ini terjadi karena mereka bisa mengemasnya dalam judul yang mempesona.

Mungkin kamu mengambil tema tentang bahan bakar alternatif yang sudah sangat umum, maka cobalah kemas dalam judul yang menjual. Kamu bisa tambahkan manfaat yang akan diberikan, betapa pentingnya penelitian yang ingin kamu lakukan dan seberapa persen hal yang kamu lakukan lebih baik dari yang sebelumnya pernah dilakukan. Meskipun isinya masih umum, jika kamu bisa mengajukan judul yang catchy, gak jarang para reviewer akan tertarik. Tak melulu harus mengusung yang hal-hal berat, hal umum sedikit polesan sudah bisa membawamu menjadi pememang di Pimnas nanti.

5. Rancangan dana harus realistis.

Rancangan dana adalah hal yang wajib kamu lampirkan di dalam proposal. Tanpa banyak mengada-ada anggaran, mulai sekarang kamu wajib membuat rancangan yang realistis saja. Mungkin secara detail kamu butuh uang 4 juta rupiah, maka sebagai dana cadangan kamu bisa menambahkan 10% sebagai cadangan jika ada yang gagal.

Anggaran dana yang realistis juga bisa melatihmu untuk jujur dan tidak mengada-ada. Jika kamu melebih-lebihkan, gak jarang kamu malah dicap sebagai mahasiswa yang hanya butuh uang. Padahal penelitian dan pengalaman ‘kan jauh lebih berharga dari itu semua.

6. Belajar dari Pengalaman

Untuk bisa lolos PKM memang membutuhkan trik-trik khusus, jadi gak ada salahnya kamu coba pendekatan dengan kakak senior yang sudah pernah lolos. Hal ini bisa membuatmu mendapatkan gambaran lebih detail. Atau bahkan kamu bisa melihat secara langsung seperti apa proposal PKM yang baik.

Mungkin kamu ingin mengajukan PKM kewirausahaan, maka mintalah saran bagaimana membuat rancangan bisnis yang menarik. Selain membuatmu menjadi tahu tentang strategi PKM, idemu juga bisa lebih matang jika mendiskusikannya pada senior yang berpengalaman. Dengan begitu kamu bisa masuk dana mendapatkan pendanaan.

7. Jangan pernah salah kamar !

Bagi pemula, dalam membuat PKM perlu memperhatikan bidang apa saja yang ada. Saat ini ada 5 jenis PKM yaitu, PKM – P (Penelitian), PKM T (Penerapan Teknologi), PKM K (Kewirausahaan) , PKM – M (Pengabdian Masyarakat), PKM – KC (Karsa Cipta).

Nah, cara paling cepat untuk tidak lolos adalah kita salah kamar. Artinya apa? Artinya kita menyusun proposal penelitian tetapi kita ikutkan PKM – Pengabdian masyarakat, atau kita memasukkan proposal PKM – Kewirausahaan tetapi isinya malah penelitian.

8. Ide dasar sesuai sesuai dengan kompetensi

PKM akan menilai kreativitas mahasiswa, artinya kalau anda punya ide yang bagus maka peluang anda untuk menang akan besar. Ide kreatif itu seperti apa? Tidak harus sesuatu yang tidak pernah dibuat orang, tetapi lebih mengembangkan ke hal yang sudah ada. Coba pakai teknik Amati Tiru dan Modifikasi. Ide kreatif anda bisa ke masalah produksi, pengemasan, pemasaran, metode atau anda sesuaikan dengan tren yang akan datang.

Selanjutnya ide kreatif tersebut harus didukung kompetensi. Apabila anda memiliki ide kreatif terkait dengan masalah pertanian, padahal anda anak akuntansi, yah anda bisa gandeng teman anda dari pertanian. Atau anda punya ide untuk membuat suatu mesin, maka sebaiknya anda gandeng anak dari teknik mesin. Ide kreatif tidak sama dengan ide ngawur, harus anda sesuaikan dengan kompetensi yang dimiliki team.

9. Perhatikan Format

Perhatikan sungguh-sungguh format penulisan mulai dari cover sampai ke daftar pustaka. Reviewer tidak segan-segan membuang proposal ke bak sampah, apabila penulisan tidak sesuai format. Pastikan ada satu anggota team yang bertanggungjawab masalah format penulisan.

10. Luruskan Niat, Terus berusaha dan berdoa !

Hal yang paling penting, jangan jadikan PKM sebagai ajang mencari duit. Ini sudah niatan yang salah. Niatkan untuk membantu orang lain, uang dari proposal PKM hanya sekedar untuk mengganti biaya dan uang saku saja. Anda akan punya banyak pengalaman dari kegiatan ini. Kedua jangan hanya diniatkan untuk menjadikan PKM sebagai proyek, yaitu PKM selesai kegiatan selesai. Meskipun anda menang tetapi cara tersebut tidak mulia.

Lolos PKM itu hak setiap mahasiswa, baik yang dari universitas negeri atau swasta. Nah, tanpa mau kalah begitu saja, gak ada salahnya mulai sekarang kamu unjuk kebolehan di ajang paling bergengsi bagi mahasiswa ini. Selain bermanfaat untuk menambah pengalaman, siapa tahu kamu juga mendapat kenalan. Jadi jodoh juga semakin dekat.

 

 

Kolom Komentar

comments